“MEDIA PENGAJARAN”
DISUSUN OLEH:
NAMA :
NPM :
SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIAH
(STIT)
AGUS
SALIM METRO LAMPUNG
2012
KATA
PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat
Allah SWT, yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya sehingga penulis dapat
menyelesaikan makalah dengan judul “MEDIA PENGAJARAN” ini dengan
baik.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari
kesempurnaan karena keterbatasan pengetahuan yang dimilki penulis. Oleh karena
itu kritik dan saran dari segenap pembaca sangat penulis harapkan untuk
perbaikan dimasa yang akan datang.
Metro, 4 Mei 2013
Penulis
DAFTAR
ISI
HALAMAN JUDUL…………………………………………………………………..i
KATA PENGANTAR………………………………………………………………...ii
DAFTAR ISI…………………………………………………………...………...…..iii
BAB I PEMBAHASAN..…....………………………………………...……….1
A. KONSEP MEDIA PENGAJARAN……………………………………………..1
B. PENGERTIAN, TUJUAN, FUNGSI DAN POSISI MEDIAENGAJARAN….2
C. PEMILIHAN DAN PENGGUNAAN MEDIA PENGAJARAN………………..5
D. KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN 2 DIMENSI…………………………...8
E. KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN 3 DIMENSI…………………………...9
F. MULTIMEDIA SEBAGAI SUMBER MEDIA PENGAJARAN……………….9
G. PERPUSTAKAAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR………………………..10
BAB II RPP…………...………………………………………………….……11
BAB III MEDIA PENGAJARAN YANG
DIGUNAKAN……………………..13
BAB IV PENUTUP…………………………………………………………….14
DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………….……….16
BAB I
A. KONSEP MEDIA PENGAJARAN
1. Dasar
Konsep Media Pegajaran
Pendidikan merupakan usaha sadar dan sistematis yang
dilahirkan oleh orang-orang yang diserahi tanggung jawab untuk mempengaruhi
peserta didik sehingga mempunyai sifat dan tabiat sesuai dengan cita-cita
pendidikan (Achmad Munib, 2004:34)
2.
Pengertian Media
media berasal dari bahasa
latin “medius” merupakan bentuk jamak dari “Medium” yang secara harfiah berarti
“Perantar a” atau “Pengantar” yaitu perantara atau pengantar sumber
pesan dengan penerima pesan. Menurut EACT yang dikutip oleh Rohani (1997 : 2)
“media adalah segala bentuk yang dipergunakan untuk proses penyaluran
informasi”. Sedangkan pengertian media menurut Djamarah (1995 : 136) adalah
“media adalah alat bantu apa saja yang dapat dijadikan sebagai penyalur pesan
guna mencapai tujuan.
3.
Landasan Empiris
Dalam penggunaan media
pengajaran dan karakteristik belajar siswa terdapat interaksi yang menentukan
hasil belajar. Artinya siswa akan mendapatkan hasil yang optimal apa bila
sesuai dengan media belajar, materi belajar, dan karakteristik belajar.
4.
Landasan Psikologis
Landasan ini mengkaji
bahwa siswa akan lebih mudah mempelajari sesuatu yang konkrit dari pada sesuatu
yang absrak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan kognitif seseorang
berawal dari pengetahuan konkritnya terhadap suatu benda, kejadian dan keadaan
yang sebenarnya menjadi pengalaman langsung dan kemampuan tersebut terus
berkembang hingga pada tahap mampu melambangkan secara visual sesuatu gambar
denga kata.
5.
Hamabatan Dalam Proses
Pengajaran
a.
Faktor internal
Hambatan yang berasal dari
diri penerima pesan atau pembelajar sendiri, seperti: minat, sikap, pendapat,
kepercayaan dan intelegensi (hambatan psikologois). Serta hambatann fisiologis
seperti kelelahan, sakit, keterbatasan daya indera dan cacat tubuh.
b.
Faktor Eksternal
Hambatan cultural seperti
perbedaan adat, norma social, kepercayaan dan ras serta golongan.
6.
Gaya Belajar Peserta Didik
a.
Gaya belajar visual
Gaya belajar visual
merupakan gaya balajar dengan cara melihat, seperti melihat gambar, poster,
grafik, dan diagram.
b.
Gaya belajar auditori
Gaya belajar auditori
adalah gaya belajar dengan cara mendengar, seperti mendengarkan radio, diskusi
dan berdialoh.
c.
Gaya belajar tactual
Gaya belajar factual
merupakan gaya belajar melalui sentuhan dan rabaan anggota tubuh yaitu
menggunakan indera peraba kulit.
d.
Gaya belajar kinestetik
Gaya belajar kinestetik
merupakan gaya belajar yang dilakukan dengan cara melakukan gerakan dan praktek
atau pengalaman secara langsung
.
B. PENGERTIAN,
TUJUAN, FUNGSI DAN KLASIFIKASI DAN POSISI MEDIA PENGAJARAN
1.
Pengertian Media
Pengajaran
Media pengajaran adalah
perangkat perantara penyampaian pesan belajar dari sumber pesan kepada penerima
pesan sehingga terjadi interaksi belajar mengajar.
Schramm (1977)
mengemukakan bahwa media pembelajaran adalah teknologi pembawa pesan yang dapat
dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran.
Sementara itu, Briggs
(1977) berpendapat bahwa media pembelajaran adalah sarana fisik untuk
menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti : buku, film, video dan sebagainya.
Sedangkan, National Education Associaton(1969) mengungkapkan bahwa media
pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandang-dengar,
termasuk teknologi perangkat keras. Dari ketiga pendapat di atas disimpulkan
bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan,
dapat merangsang fikiran, perasaan, dan kemauan peserta didik sehingga dapat
mendorong terciptanya proses belajar pada diri peserta didik.
Brown (1973) mengungkapkan
bahwa media pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran dapat
mempengaruhi terhadap efektivitas pembelajaran. Pada mulanya, media
pembelajaran hanya berfungsi sebagai alat bantu guru untuk mengajar yang
digunakan adalah alat bantu visual. Sekitar pertengahan abad Ke –20 usaha
pemanfaatan visual dilengkapi dengan digunakannya alat audio, sehingga lahirlah
alat bantu audio-visual. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi (IPTEK), khususnya dalam bidang pendidikan, saat ini penggunaan alat
bantu atau media pembelajaran menjadi semakin luas dan interaktif, seperti
adanya komputer dan internet.
2.
Tujuan Media Pengajaran
a.
Mempermudah proses belajar
mengajar
b.
Meningkatkan efesiensi
proses pembelajaran
c.
Menjaga relavansi antara
materi pelajaran dengan tujuan belajar
d.
Membantu konsentrasi
pembelajar dalam proses pembelajaran
3.
Fungsi dan Manfaat Media
Pengajaran
Fungsi media pengajaran
adalah sebagai alat bantu mengajar yang turut mempengaruhi iklim, kondisi dan
lingkungan belajar yang ditata oleh guru.
a. Media
pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan pengalaman yang dimiliki oleh para
peserta didik. Pengalaman tiap peserta didik berbeda-beda, tergantung dari
faktor-faktor yang menentukan kekayaan pengalaman anak, seperti ketersediaan
buku, kesempatan melancong, dan sebagainya. Media pembelajaran dapat mengatasi
perbedaan tersebut. Jika peserta didik tidak mungkin dibawa ke obyek langsung
yang dipelajari, maka obyeknyalah yang dibawa ke peserta didik. Obyek dimaksud
bisa dalam bentuk nyata, miniatur, model, maupun bentuk gambar – gambar yang
dapat disajikan secara audio visual dan audial.
b. Media
pembelajaran dapat melampaui batasan ruang kelas. Banyak hal yang tidak mungkin
dialami secara langsung di dalam kelas oleh para peserta didik tentang suatu
obyek, yang disebabkan, karena : (a) obyek terlalu besar; (b) obyek terlalu
kecil; (c) obyek yang bergerak terlalu lambat; (d) obyek yang bergerak terlalu
cepat; (e) obyek yang terlalu kompleks; (f) obyek yang bunyinya terlalu halus;
(f) obyek mengandung berbahaya dan resiko tinggi. Melalui penggunaan media yang
tepat, maka semua obyek itu dapat disajikan kepada peserta didik.
c.
Media pembelajaran
memungkinkan adanya interaksi langsung antara peserta didik dengan
lingkungannya.
d. Media
menghasilkan keseragaman pengamatan
e. Media
dapat menanamkan konsep dasar yang benar, konkrit, dan realistis.
f.
Media membangkitkan
keinginan dan minat baru.
g. Media
membangkitkan motivasi dan merangsang anak untuk belajar.
h. Media
memberikan pengalaman yang integral/menyeluruh dari yang konkrit sampai dengan
abstrak
4.
Pengelompokan /
Klasifikasi Media Pengajaran
Berdasarkan tehnologi
media pengajaran dibedakan menjadi 4 kelompok,yaitu:
a.
Media hasil tehnologi
cetak
b.
Media hasil tehnologi
audio visual
c.
Media hasil tehnologi yang
berdasarkan computer
d.
Media hasil gabungan
tehnologi cetak dan computer
Jenis-jenis media pengajaran:
a.
Media auditif (suara)
b.
Media visual
(gambar/tampilan)
c.
Media audio visual (suara
dan gambar / video)
5.
Posisi Media Pengajaran
Media pengajaran menempati
posisi penting sebagai salah satu komponen system pembelajaran, karena tanpa
media komunikasi tidak akan terjadi dan proses pembelajaran tidak akan
berlangsung secara optimal.
C. PEMILIHAN
DAN PENGGUNAAN MEDIA PENGAJARAN
1.
Perencanaan Media
Pengajaran
Sebelum memilih media
pengajaran maka terlebih dahulu menyusun perencanaan media pengajaran dengan
langkah sebagai berikut:
a.
Menganalisis karakteristik
umum kelompok sasaran
b.
Merumuskan tujuan
pengajaran
c.
Memilih modifikasi atau
merancang dan mengembangkan materi dengan media yang tepat
d.
Menggunakan materi dan
media
e.
Meminta tanggapan dari
siswa
f.
Mengevaluasi proses
belajar
2.
Langkah-Langkah Memilih
Media Pengajaran
a.
Mempelajari kurikulum
untuk mengetahui kemampuan yang harus dicapai peserta didik
b.
Merumuskan tujuan
pembelajaran
c.
Bahan pembelajaran
d.
Metode pembelajaran
e.
Media pembelajaran
f.
Jumlah peserta didik
g.
Karakteristik peserta
didik
h.
Waktu yang tersedia untuk
pembelajaran
i.
Biaya yang diguanakan untuk
media pengajaran
j.
Kemampuan media untuk
menggunakan media pengajaran
3.
Penggunaan Media
Pengajaran
Salah satu ciri media
pengajaran adalah media tersebut harus mengandung dan membawa pesan atau
informasi kepada penerima / siswa.
a.
Media Berbasis Manusia
Media manusia dapat
mengarahkan dan mempengaruhi proses belajar melalui eksplorasi dan
menganalisis. Karen media berbasis manusia ingin secara langsung terlibat
dengan pemantauan pembelajaran siswa.
Langkah-langkah rancangan
jenis pengajaran media berbasis manusia:
1)
Merumuskan masalah yang
relevan
2)
Mengidentifikasi
pengetahuan dan keterampilan yang terkait untuk memecahkan masalah
3)
Ajarkan mengapa
pengetahuan itu penting dan bagaimana pengetahuan itu dapat diterapkan untuk
pemecahan masalah
4)
Eksplorasi siswa
5)
Kembangkan masalah dalam
konteks yang beragam dengan tahapan tingkat kerumitan
6)
Nilai pengetahuan siswa
dengan memberikan masalah baru untuk dipecahkan.
b.
Media Berbasis Cetakan
Merupakan media untuk
menyampaikan materi, seperti buku dan materi visual statis terutama melalui
proses percetakan mekanis atau fotografis. Tehnologi cetak
meliputi teks, grafik, foto atau repsetasi fotografik dan reproduksi. Teks
berbasis cetakan menunutut enam elemen yang perlu diperhatikan yaitu konsisten,
format, organisasi, daya tarik, ukuran, huruf, dan penggunaan spasi kosong.
Hal tersebut dapat lebih menarik daya minat pembaca.
c.
Media Berbasis Visual
Media visual dapat
memperlancar pemahaman, karena dapat menumbuhkan minat siswa dan dapat
memberikan hubungan antara isi materi dengan dunia nyata.
Media visual dibedakan
menjadi 2:
1)
Media visual yang dapat
diproyeksikan
2)
Media visual yang tidak
dapat diproyeksikan
1.
Media yang tidak dapat
diproyeksikan
a)
Media realia adalah benda
nyata. Benda tersebut tidak harus dihadirkan di ruang kelas, tetapi siswa dapat
melihat langsung ke obyek.
b)
Model adalah benda tiruan
alam dalam wujud tiga dimensi yang merupakan representasi atau pengganti dari
benda yang sesungguhnya.
c)
Media grafis tergolong
media visual yang menyalurkan pesan melalui symbol-simbol visual.
2.
Media proyeksi
a)
Tranparansi OHP
b)
Film bingkai / Slide
d.
Media Berbasis Audio Visua
Media audio visual
merupakan media yang cara penyampaian materi dengan menggunakan mesin-mesin
mekanis dan elektronik untuk menyajikan pesan-pesan audio dan visual.
e.
Media Berbasis Komputer
Computer yaitu suatu
system yang digunakan untuk menerima, menyimpan dan memproses data. Menggunakan
media computer akan membantu keefektifan proses pembelajaran dan penyampaian
pesan serta isi pelajaran pada saat itu denga fitur media computer yang menarik
minat dan anak didik yang disesuaikan dengan usia dan perkembangan peserta
didik.
Kelebihan computer:
1.
Pembelajaran dapat sesuai
dengan kemampuan dan kecepatan dalam memahami pengetahuan informasi yang
ditayangkan
2.
Penggunaan computer dalam
prosses belajar membuat pembelajaran dapat memberikan control terhadap
aktivitas belajarnya
3.
Computer menciptakan iklim
belajar yang efektif bagi pembelajar yang lambat
4.
Computer diprogramkan
untuk memberikan umpan balik terhadap hasil belajar dan memberikan pengukuhan
terhadap presentasi belajar pembelajaran dan kamemampuan computer untuk merekam
hasil belajar
5.
Computer memiliki
kemampuan dalam mengintegrasikan kompomen warna, music, dan animasi grafik dan
menyebabkan komputer mampu menyampaikan inforamsi dan pengetahuan dengan
tingkat realisme yang tinggi
6.
Penggunaan computer dapat
meningkatkan motivasi anak didik untuk belajar sehingga hasil belajar dapat
ditingkatkan dengan penggunaan waktu dan biaya yang relative kecil.
Keterbatasan computer:
1.
Hambatan dana
2.
Keterbatasan piranti lunak
dan keras computer
3.
Keterbatasan pengetahuan
tekhnis dan teoritis dan penerimaan terhadap teknologi
4.
Tingginya biaya
penggandaan dan pengembangan program computer terutama yang dirancang khusu
untuk maksud pembelajaran
5.
Pengadaan, pemeliharaan
dan perawatan computer yang memerlukan biaya relative tinggi
6.
Memerlukan waktu dan
keahlian khusus untuk merancang program pembelajaran.
D.
KARAKTERISTIK MEDIA
PEMBELAJARAN 2 DIMENSI
Media 2 dimensi adalah
suatu alat pembelajaran yang mempunyai ukuran panjang dan lebar yang berada
pada satu bidang datar. Yaitu terdiri dari : grafis, media bentuk papan, dan
media cetak.
1.
Media Grafis
Media grafis adalah suatu
penyajian secara visual yang menggunakan titik dan garis, tulisan serta symbol
visual lainnya dengan maksud menggambarkan dan merangkum suatu ide, data atau
kejadian.
Cirri-ciri media grafis:
a.
Hanya dapat dilihar dari
bagian depannya saja
b.
Hanya dapat dilihat
melalui indra mata
Kelebihan
media grafis:
a.
Bentuknya sederhana
b.
Ekonomis
c.
Bahannya mudah diperoleh
d.
Dapat menyampaikan
rangkuman
e.
Mampu mengatasi
keterbatasan ruang dan waktu
f.
Sedikit memerlukan
informasi tambahan
g.
Dapat divariasi antara
media satu dengan lainnya
Kelemahan
media grafis:
a.
Tidak dapat menjangkau
kelompok besar
b.
Hanya menekankan persepsi
indera penglihatan
c.
Tidak menampilkan unsure
audio dan gerakan
2.
Media Bentuk papan
Media papan terdiri dari
papan tulis, papan tempel, papan flannel dan papan magnet. Fungsi dari papan tulis
adalah untuk menuliskan pokok-pokok keterangan guru dan menuliskan rangkuman
pelajaran dalam bentuk ilustrasi, bagan atau gambar.
E.
KARAKTERISTIK MEDIA
PEMBELAJARAN 3 DIMENSI
Media 3 dimensi adalah
sekelompok media tanpa proyeksi yang penyajiannya secara visual 3 dimensional
yang berarti mempunyai panjang, lebar dan tebal (volume). Media 3 dimensi dapat
terwujud sebagai media asli baik hidup ataupun mati dan juga dapat berupa
tiruan yang mewakili dari aslinya.
Beberapa benda yang
termasuk dari media 3 dimensi
a.
Benda asli
b.
Benda model
c.
Alat tiruan sederhana /
mock up
d.
Diorama
F.
MULTIMEDIA SEBAGAI SUMBER
MEDIA PENGAJARAN
Kondep multimedia
didefinisikan oleh Haffost sebagai salah satu system computer. Thomson
(1994) mendefinisikan multimedia sebagai sistem yang menggabungkan gambar,
video, fotografi, grafik dan animasi dengan suara, teks dan suara yang
dikendalikan oleh komputer.
Multimedia
merupakan media pengajaran dan pembelajaran yang efektif dan efesien.
Keistimewaan
multimedia:
a.
Menyediakan proses interaktif
dan memberikan kemudahan umpan balik
b.
Multimedia memberikan
kesempatan kepada pelajar dalam menentukan topik proses pembelajaran
c.
Memberikan kemudahan kontrol
yang sistematis dalam proses pembelajaran.
Karakteristik multimedia
pembelajaran yaitu:
a.
Memiliki lebih dari satu media
yang konvergen, misalnya menggabungkan unsur audio dan visual
b.
Bersifat interaktif dalam
pengertian memiliki kemampuan untuk mengakomodasi respon pengguna
c.
Bersifat mandiri, dalam
pengertian memberikan kemudahandan kelengkapan isi sedemikian rupa sehingga
pengguna bisa menggunakan tanpa bimbingan orang lain
G.
PERPUSTAKAAN SEBAGAI
SUMBER BELAJAR
a.
Perpustakaan sekolah dan umum
Perpustakaan
sekolah dan umum merupakan pusat sarana
akademis, perpustakaan menyediakan bahan-bahan pustaka berupa barang cetakan
seperti buku, majalah, peta, surat kabar, karya tulis, dan yang lain.
b.
Perpustakaan digital (digital
lobrary)
Merupakan
sumber belajar perpustakaan dalam bentuk digital, yang memilik informasi cukup
banyak seperti fasilitas internet.
BAB II
RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN
Mata
Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas
/ Semester : IV / 1
Waktu : 5 Menit
A.
Standar
Kompetensi
Memahami
hubungan antara struktur organ tubuh manusia dengan fungsinya, serta memelihara
B.
Kompetensi
Dasar
Mediskripsikan
hubungan antara struktur panca indera dan fungsinya
C.
Tujuan
Pembelajaran
1.
Siswa dapat mengidentifikasi
panca indera
2.
Siswa dapat menjelaskan
kegunaan alat indera
3.
Siswa dapat mencari informasi
tentang penyakit dan kelainan panca indera
4.
Siswa dapat menjelaskan cara
merawat panca indera
D.
Idikator
1.
Menjelaskan kegunaan alat
indera
2.
Memberi contoh cara merawat
alat indera
3.
E.
Materi
Pokok
Alat
indera manusia, fungsi dan pemliharaannya.
F.
Metode
1.
Ceramah
2.
Tanya jawab
3.
Demonstrasi
4.
Diskusi
G.
Langkah-langkah
Pembelajaran
1.
Kegiatan awal
a.
Menyiapkan alat-alat peraga
yang akan didemonstrasikan
b.
Pembagian kelompok
c.
Apersepsi
2.
Kegiatan inti
a.
Menerangkan pengertian, fungsi
dan pemelihaaraan panca indera
b.
Memperagakan bersama tentang
fungsi panca indera
c.
Diskusi tentang penyakit dan
kelainan panca indera
3.
Penutup
a.
Tanya jawab tentang fungsi
panca indera
b.
Pemantapan konsep
BAB III
MEDIA PENGAJARAN YANG DIGUNAKAN
Media
yang akan digunakan penulis:
1.
Media berbasis manusia
2.
Media berbasis cetakan
3.
Media berbasis visual
4.
Media berbasis audio visual
5.
Media berbasis komputer
BAB IV
PENUTUP
A.
SARAN
Dalam
penggunaan media yang baik tentunya akan mempengaruhi proses dan keberhasilan
dalam pengajaran terhadap peserta didik. Dan semua juga tidak lepas dari metode
atau cara pengajaran yang baik pula. Seorang pendidik adalah bekal untuk masa
depan pendidikan secara formal yang akan meneruskan pembangunan negara ini
dibidang pengetahuan.
Sudah
selayaknya jika seorang pendidik mempunyai kemampuan, kualitas, kreatifitas dan
cara mendidik yang baik. Jika hal tersebut terpenuhi maka tidak akan
terpungkiri pendidikan akan berkembang dengan baik dan dapat dirasakan hasilnya
untuk masa mendatang.
B.
KESIMPULAN
Media pengajaran adalah
perangkat perantara penyampaian pesan belajar dari sumber pesan kepada penerima
pesan sehingga terjadi interaksi belajar mengajar.
Tujuan Media Pengajaran
1.
Mempermudah proses belajar
mengajar
2.
Meningkatkan efesiensi
proses pembelajaran
3.
Menjaga relavansi antara
materi pelajaran dengan tujuan belajar
4.
Membantu konsentrasi
pembelajar dalam proses pembelajaran
Pengelompokan /
Klasifikasi Media Pengajaran
Berdasarkan tehnologi
media pengajaran dibedakan menjadi 4 kelompok,yaitu:
1.
Media hasil tehnologi
cetak
2.
Media hasil tehnologi
audio visual
3.
Media hasil tehnologi yang
berdasarkan computer
4.
Media hasil gabungan
tehnologi cetak dan computer
Jenis-jenis media pengajaran:
1.
Media auditif (suara)
2.
Media visual
(gambar/tampilan)
3.
Media audio visual (suara
dan gambar / video)
DAFTAR PUSTAKA
Triyaningsih, Media Pengajaran,
Metro, STIT Agus Salim, 2013

Tidak ada komentar:
Posting Komentar