Senin, 20 Mei 2013

Makalah Media Pengajaran

www.google.com


527_C527_CMAKALAH

“MEDIA PENGAJARAN”

DISUSUN  OLEH:
NAMA        :
NPM           :

SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIAH (STIT)
AGUS SALIM METRO LAMPUNG
2012




KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah dengan judul “MEDIA PENGAJARAN” ini dengan baik.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan karena keterbatasan pengetahuan yang dimilki penulis. Oleh karena itu kritik dan saran dari segenap pembaca sangat penulis harapkan untuk perbaikan dimasa yang akan datang.
Metro, 4 Mei 2013

Penulis











DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL…………………………………………………………………..i
KATA PENGANTAR………………………………………………………………...ii
DAFTAR ISI…………………………………………………………...………...…..iii
BAB I           PEMBAHASAN..…....………………………………………...……….1
A.  KONSEP MEDIA PENGAJARAN……………………………………………..1
B.  PENGERTIAN, TUJUAN, FUNGSI DAN POSISI MEDIAENGAJARAN….2
C. PEMILIHAN DAN PENGGUNAAN MEDIA PENGAJARAN………………..5
D. KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN 2 DIMENSI…………………………...8
E.  KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN 3 DIMENSI…………………………...9
F.  MULTIMEDIA SEBAGAI SUMBER MEDIA PENGAJARAN……………….9
G. PERPUSTAKAAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR………………………..10
BAB II          RPP…………...………………………………………………….……11
BAB III         MEDIA PENGAJARAN YANG DIGUNAKAN……………………..13
BAB IV        PENUTUP…………………………………………………………….14
DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………….……….16


 



BAB I
A.  KONSEP MEDIA PENGAJARAN
1.  Dasar Konsep Media Pegajaran

Pendidikan  merupakan usaha sadar dan sistematis yang dilahirkan oleh orang-orang yang diserahi tanggung jawab untuk mempengaruhi peserta didik sehingga mempunyai sifat dan tabiat sesuai dengan cita-cita pendidikan (Achmad Munib, 2004:34)
2.    Pengertian Media
media berasal dari bahasa latin “medius” merupakan bentuk jamak dari “Medium” yang secara harfiah berarti “Perantar a” atau “Pengantar” yaitu perantara atau pengantar sumber pesan dengan penerima pesan. Menurut EACT yang dikutip oleh Rohani (1997 : 2) “media adalah segala bentuk yang dipergunakan untuk proses penyaluran informasi”. Sedangkan pengertian media menurut Djamarah (1995 : 136) adalah “media adalah alat bantu apa saja yang dapat dijadikan sebagai penyalur pesan guna mencapai tujuan.
3.    Landasan Empiris
Dalam penggunaan media pengajaran dan karakteristik belajar siswa terdapat interaksi yang menentukan hasil belajar. Artinya siswa akan mendapatkan hasil yang optimal apa bila sesuai dengan media belajar, materi belajar, dan karakteristik belajar.

4.    Landasan Psikologis
Landasan ini mengkaji bahwa siswa akan lebih mudah mempelajari sesuatu yang konkrit dari pada sesuatu yang absrak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan kognitif seseorang berawal dari pengetahuan konkritnya terhadap suatu benda, kejadian dan keadaan yang sebenarnya menjadi pengalaman langsung dan kemampuan tersebut terus berkembang hingga pada tahap mampu melambangkan secara visual sesuatu gambar denga kata.

5.    Hamabatan Dalam Proses Pengajaran
a.    Faktor internal
Hambatan yang berasal dari diri penerima pesan atau pembelajar sendiri, seperti: minat, sikap, pendapat, kepercayaan dan intelegensi (hambatan psikologois). Serta hambatann fisiologis seperti kelelahan, sakit, keterbatasan daya indera dan cacat tubuh.
b.    Faktor Eksternal
Hambatan cultural seperti perbedaan adat, norma social, kepercayaan dan ras serta golongan.

6.    Gaya Belajar Peserta Didik
a.    Gaya belajar visual
Gaya belajar visual merupakan gaya balajar dengan cara melihat, seperti melihat gambar, poster, grafik, dan diagram.
b.    Gaya belajar auditori
Gaya belajar auditori adalah gaya belajar dengan cara mendengar, seperti mendengarkan radio, diskusi dan berdialoh.
c.    Gaya belajar tactual
Gaya belajar factual merupakan gaya belajar melalui sentuhan dan rabaan anggota tubuh yaitu menggunakan indera peraba kulit.
d.    Gaya belajar kinestetik
Gaya belajar kinestetik merupakan gaya belajar yang dilakukan dengan cara melakukan gerakan dan praktek atau pengalaman secara langsung
.
B. PENGERTIAN, TUJUAN, FUNGSI DAN KLASIFIKASI DAN POSISI MEDIA PENGAJARAN
1.    Pengertian Media Pengajaran
Media pengajaran adalah perangkat perantara penyampaian pesan belajar dari sumber pesan kepada penerima pesan sehingga terjadi interaksi belajar mengajar.
Schramm (1977) mengemukakan bahwa media pembelajaran adalah teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran.
Sementara itu, Briggs (1977) berpendapat bahwa media pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti : buku, film, video dan sebagainya. Sedangkan, National Education Associaton(1969) mengungkapkan bahwa media pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandang-dengar, termasuk teknologi perangkat keras. Dari ketiga pendapat di atas disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan, dapat merangsang fikiran, perasaan, dan kemauan peserta didik sehingga dapat mendorong terciptanya proses belajar pada diri peserta didik.

Brown (1973) mengungkapkan bahwa media pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran dapat mempengaruhi terhadap efektivitas pembelajaran. Pada mulanya, media pembelajaran hanya berfungsi sebagai alat bantu guru untuk mengajar yang digunakan adalah alat bantu visual. Sekitar pertengahan abad Ke –20 usaha pemanfaatan visual dilengkapi dengan digunakannya alat audio, sehingga lahirlah alat bantu audio-visual. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), khususnya dalam bidang pendidikan, saat ini penggunaan alat bantu atau media pembelajaran menjadi semakin luas dan interaktif, seperti adanya komputer dan internet.

2.    Tujuan Media Pengajaran
a.    Mempermudah proses belajar mengajar
b.    Meningkatkan efesiensi proses pembelajaran
c.    Menjaga relavansi antara materi pelajaran dengan tujuan belajar
d.    Membantu konsentrasi pembelajar dalam proses pembelajaran

3.    Fungsi dan Manfaat Media Pengajaran
Fungsi media pengajaran adalah sebagai alat bantu mengajar yang turut mempengaruhi iklim, kondisi dan lingkungan belajar yang ditata oleh guru.
a.  Media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan pengalaman yang dimiliki oleh para peserta didik. Pengalaman tiap peserta didik berbeda-beda, tergantung dari faktor-faktor yang menentukan kekayaan pengalaman anak, seperti ketersediaan buku, kesempatan melancong, dan sebagainya. Media pembelajaran dapat mengatasi perbedaan tersebut. Jika peserta didik tidak mungkin dibawa ke obyek langsung yang dipelajari, maka obyeknyalah yang dibawa ke peserta didik. Obyek dimaksud bisa dalam bentuk nyata, miniatur, model, maupun bentuk gambar – gambar yang dapat disajikan secara audio visual dan audial.
b.  Media pembelajaran dapat melampaui batasan ruang kelas. Banyak hal yang tidak mungkin dialami secara langsung di dalam kelas oleh para peserta didik tentang suatu obyek, yang disebabkan, karena : (a) obyek terlalu besar; (b) obyek terlalu kecil; (c) obyek yang bergerak terlalu lambat; (d) obyek yang bergerak terlalu cepat; (e) obyek yang terlalu kompleks; (f) obyek yang bunyinya terlalu halus; (f) obyek mengandung berbahaya dan resiko tinggi. Melalui penggunaan media yang tepat, maka semua obyek itu dapat disajikan kepada peserta didik.
c.   Media pembelajaran memungkinkan adanya interaksi langsung antara peserta didik dengan lingkungannya.
d.  Media menghasilkan keseragaman pengamatan
e.  Media dapat menanamkan konsep dasar yang benar, konkrit, dan realistis.
f.    Media membangkitkan keinginan dan minat baru.
g.  Media membangkitkan motivasi dan merangsang anak untuk belajar.
h.  Media memberikan pengalaman yang integral/menyeluruh dari yang konkrit sampai dengan abstrak

4.    Pengelompokan / Klasifikasi Media Pengajaran
Berdasarkan tehnologi media pengajaran dibedakan menjadi 4 kelompok,yaitu:
a.    Media hasil tehnologi cetak
b.    Media hasil tehnologi audio visual
c.    Media hasil tehnologi yang berdasarkan computer
d.    Media hasil gabungan tehnologi cetak dan computer
Jenis-jenis media pengajaran:
a.    Media auditif (suara)
b.    Media visual (gambar/tampilan)
c.    Media audio visual (suara dan gambar / video)

5.    Posisi Media Pengajaran
Media pengajaran menempati posisi penting sebagai salah satu komponen system pembelajaran, karena tanpa media komunikasi tidak akan terjadi dan proses pembelajaran tidak akan berlangsung secara optimal.

C. PEMILIHAN DAN PENGGUNAAN MEDIA PENGAJARAN
1.     Perencanaan Media Pengajaran
Sebelum memilih media pengajaran maka terlebih dahulu menyusun perencanaan media pengajaran dengan langkah sebagai berikut:
a.    Menganalisis karakteristik umum kelompok sasaran
b.    Merumuskan tujuan pengajaran
c.    Memilih modifikasi atau merancang dan mengembangkan materi dengan media yang tepat
d.    Menggunakan materi dan media
e.    Meminta tanggapan dari siswa
f.     Mengevaluasi proses belajar
2.     Langkah-Langkah Memilih Media Pengajaran
a.    Mempelajari kurikulum untuk mengetahui kemampuan yang harus dicapai peserta didik
b.    Merumuskan tujuan pembelajaran
c.    Bahan pembelajaran
d.    Metode pembelajaran
e.    Media pembelajaran
f.     Jumlah peserta didik
g.    Karakteristik peserta didik
h.    Waktu yang tersedia untuk pembelajaran
i.      Biaya yang diguanakan untuk media pengajaran
j.      Kemampuan media untuk menggunakan media pengajaran
3.     Penggunaan Media Pengajaran
Salah satu ciri media pengajaran adalah media tersebut harus mengandung dan membawa pesan atau informasi kepada penerima / siswa.
a.    Media Berbasis Manusia
Media manusia dapat mengarahkan dan mempengaruhi proses belajar melalui eksplorasi dan menganalisis. Karen media berbasis manusia ingin secara langsung terlibat dengan pemantauan pembelajaran siswa.
Langkah-langkah rancangan jenis pengajaran media berbasis manusia:
1)    Merumuskan masalah yang relevan
2)    Mengidentifikasi pengetahuan dan keterampilan yang terkait untuk memecahkan masalah
3)    Ajarkan mengapa pengetahuan itu penting dan bagaimana pengetahuan itu dapat diterapkan untuk pemecahan masalah
4)    Eksplorasi siswa
5)    Kembangkan masalah dalam konteks yang beragam dengan tahapan tingkat kerumitan
6)    Nilai pengetahuan siswa dengan memberikan masalah baru untuk dipecahkan.
b.    Media Berbasis Cetakan
Merupakan media untuk menyampaikan materi, seperti buku dan materi visual statis terutama melalui proses percetakan mekanis atau fotografis. Tehnologi cetak meliputi teks, grafik, foto atau repsetasi fotografik dan reproduksi. Teks berbasis cetakan menunutut enam elemen yang perlu diperhatikan yaitu konsisten, format, organisasi, daya tarik, ukuran, huruf, dan penggunaan spasi kosong. Hal tersebut dapat lebih menarik daya minat pembaca.
c.    Media Berbasis Visual
Media visual dapat memperlancar pemahaman, karena dapat menumbuhkan minat siswa dan dapat memberikan hubungan antara isi materi dengan dunia nyata.
Media visual dibedakan menjadi 2:
1)    Media visual yang dapat diproyeksikan
2)    Media visual yang tidak dapat diproyeksikan

1.     Media yang tidak dapat diproyeksikan
a)     Media realia adalah benda nyata. Benda tersebut tidak harus dihadirkan di ruang kelas, tetapi siswa dapat melihat langsung ke obyek.
b)     Model adalah benda tiruan alam dalam wujud tiga dimensi yang merupakan representasi atau pengganti dari benda yang sesungguhnya.
c)     Media grafis tergolong media visual yang menyalurkan pesan melalui symbol-simbol visual.
2.     Media proyeksi
a)     Tranparansi OHP
b)     Film bingkai / Slide
d.    Media Berbasis Audio Visua
Media audio visual merupakan media yang cara penyampaian materi dengan menggunakan mesin-mesin mekanis dan elektronik untuk menyajikan pesan-pesan audio dan visual.
e.    Media Berbasis Komputer
Computer yaitu suatu system yang digunakan untuk menerima, menyimpan dan memproses data. Menggunakan media computer akan membantu keefektifan proses pembelajaran dan penyampaian pesan serta isi pelajaran pada saat itu denga fitur media computer yang menarik minat dan anak didik yang disesuaikan dengan usia dan perkembangan peserta didik.
Kelebihan computer:
1.    Pembelajaran dapat sesuai dengan kemampuan dan kecepatan dalam memahami pengetahuan informasi yang ditayangkan
2.    Penggunaan computer dalam prosses belajar membuat pembelajaran dapat memberikan control terhadap aktivitas belajarnya
3.    Computer menciptakan iklim belajar yang efektif bagi pembelajar yang lambat
4.    Computer diprogramkan untuk memberikan umpan balik terhadap hasil belajar dan memberikan pengukuhan terhadap presentasi belajar pembelajaran dan kamemampuan computer untuk merekam hasil belajar
5.    Computer memiliki kemampuan dalam mengintegrasikan kompomen warna, music, dan animasi grafik dan menyebabkan komputer mampu menyampaikan inforamsi dan pengetahuan dengan tingkat realisme yang tinggi
6.    Penggunaan computer dapat meningkatkan motivasi anak didik untuk belajar sehingga hasil belajar dapat ditingkatkan dengan penggunaan waktu dan biaya yang relative kecil.
Keterbatasan computer:
1.    Hambatan dana
2.    Keterbatasan piranti lunak dan keras computer
3.    Keterbatasan pengetahuan tekhnis dan teoritis dan penerimaan terhadap teknologi
4.    Tingginya biaya penggandaan dan pengembangan program computer terutama yang dirancang khusu untuk maksud pembelajaran
5.    Pengadaan, pemeliharaan dan perawatan computer yang memerlukan biaya relative tinggi
6.    Memerlukan waktu dan keahlian khusus untuk merancang program pembelajaran.

D. KARAKTERISTIK MEDIA PEMBELAJARAN 2 DIMENSI
Media 2 dimensi adalah suatu alat pembelajaran yang mempunyai ukuran panjang dan lebar yang berada pada satu bidang datar. Yaitu terdiri dari : grafis, media bentuk papan, dan media cetak.
1.    Media Grafis
Media grafis adalah suatu penyajian secara visual yang menggunakan titik dan garis, tulisan serta symbol visual lainnya dengan maksud menggambarkan dan merangkum suatu ide, data atau kejadian.
Cirri-ciri media grafis:
a.    Hanya dapat dilihar dari bagian depannya saja
b.    Hanya dapat dilihat melalui indra mata
Kelebihan media grafis:
a.    Bentuknya sederhana
b.    Ekonomis
c.    Bahannya mudah diperoleh
d.    Dapat menyampaikan rangkuman
e.    Mampu mengatasi keterbatasan ruang dan waktu
f.     Sedikit memerlukan informasi tambahan
g.    Dapat divariasi antara media satu dengan lainnya

Kelemahan media grafis:
a.    Tidak dapat menjangkau kelompok besar
b.    Hanya menekankan persepsi indera penglihatan
c.    Tidak menampilkan unsure audio dan gerakan
2.    Media Bentuk papan
Media papan terdiri dari papan tulis, papan tempel, papan flannel dan papan magnet. Fungsi dari papan tulis adalah untuk menuliskan pokok-pokok keterangan guru dan menuliskan rangkuman pelajaran dalam bentuk ilustrasi, bagan atau gambar.

E.  KARAKTERISTIK MEDIA PEMBELAJARAN 3 DIMENSI
Media 3 dimensi adalah sekelompok media tanpa proyeksi yang penyajiannya secara visual 3 dimensional yang berarti mempunyai panjang, lebar dan tebal (volume). Media 3 dimensi dapat terwujud sebagai media asli baik hidup ataupun mati dan juga dapat berupa tiruan yang mewakili dari aslinya.

Beberapa benda yang termasuk dari media 3 dimensi
a.    Benda asli
b.    Benda model
c.    Alat tiruan sederhana / mock up
d.    Diorama

F.  MULTIMEDIA SEBAGAI SUMBER MEDIA PENGAJARAN
Kondep multimedia didefinisikan oleh Haffost sebagai salah satu system computer. Thomson (1994) mendefinisikan multimedia sebagai sistem yang menggabungkan gambar, video, fotografi, grafik dan animasi dengan suara, teks dan suara yang dikendalikan oleh komputer.
Multimedia merupakan media pengajaran dan pembelajaran yang efektif dan efesien.
Keistimewaan multimedia:
a.    Menyediakan proses interaktif dan memberikan kemudahan umpan balik
b.    Multimedia memberikan kesempatan kepada pelajar dalam menentukan topik proses pembelajaran
c.    Memberikan kemudahan kontrol yang sistematis dalam proses pembelajaran.
Karakteristik multimedia pembelajaran yaitu:
a.    Memiliki lebih dari satu media yang konvergen, misalnya menggabungkan unsur audio dan visual
b.    Bersifat interaktif dalam pengertian memiliki kemampuan untuk mengakomodasi respon pengguna
c.    Bersifat mandiri, dalam pengertian memberikan kemudahandan kelengkapan isi sedemikian rupa sehingga pengguna bisa menggunakan tanpa bimbingan orang lain

G. PERPUSTAKAAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR
a.    Perpustakaan sekolah dan umum
Perpustakaan sekolah dan umum  merupakan pusat sarana akademis, perpustakaan menyediakan bahan-bahan pustaka berupa barang cetakan seperti buku, majalah, peta, surat kabar, karya tulis, dan yang lain.

b.    Perpustakaan digital (digital lobrary)
Merupakan sumber belajar perpustakaan dalam bentuk digital, yang memilik informasi cukup banyak seperti fasilitas internet.











BAB II
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Mata Pelajaran        : Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas / Semester    : IV / 1
Waktu                        : 5 Menit

A.     Standar Kompetensi
Memahami hubungan antara struktur organ tubuh manusia dengan fungsinya, serta memelihara

B.    Kompetensi Dasar
Mediskripsikan hubungan antara struktur panca indera dan fungsinya

C.    Tujuan Pembelajaran
1.    Siswa dapat mengidentifikasi panca indera
2.    Siswa dapat menjelaskan kegunaan alat indera
3.    Siswa dapat mencari informasi tentang penyakit dan kelainan panca indera
4.    Siswa dapat menjelaskan cara merawat panca indera

D.    Idikator
1.    Menjelaskan kegunaan alat indera
2.    Memberi contoh cara merawat alat indera
3.     
E.     Materi Pokok
Alat indera manusia, fungsi dan pemliharaannya.
F.     Metode
1.    Ceramah
2.    Tanya jawab
3.    Demonstrasi
4.    Diskusi
G.    Langkah-langkah Pembelajaran
1.    Kegiatan awal
a.    Menyiapkan alat-alat peraga yang akan didemonstrasikan
b.    Pembagian kelompok
c.    Apersepsi
2.    Kegiatan inti
a.    Menerangkan pengertian, fungsi dan pemelihaaraan panca indera
b.    Memperagakan bersama tentang fungsi panca indera
c.    Diskusi tentang penyakit dan kelainan panca indera
3.    Penutup
a.    Tanya jawab tentang fungsi panca indera
b.    Pemantapan konsep


























BAB III
MEDIA PENGAJARAN YANG DIGUNAKAN

Media yang akan digunakan penulis:
1.    Media berbasis manusia
2.    Media berbasis cetakan
3.    Media berbasis visual
4.    Media berbasis audio visual
5.    Media berbasis komputer

























BAB IV
PENUTUP

A.   SARAN
Dalam penggunaan media yang baik tentunya akan mempengaruhi proses dan keberhasilan dalam pengajaran terhadap peserta didik. Dan semua juga tidak lepas dari metode atau cara pengajaran yang baik pula. Seorang pendidik adalah bekal untuk masa depan pendidikan secara formal yang akan meneruskan pembangunan negara ini dibidang pengetahuan.

Sudah selayaknya jika seorang pendidik mempunyai kemampuan, kualitas, kreatifitas dan cara mendidik yang baik. Jika hal tersebut terpenuhi maka tidak akan terpungkiri pendidikan akan berkembang dengan baik dan dapat dirasakan hasilnya untuk masa mendatang.

B.   KESIMPULAN
Media pengajaran adalah perangkat perantara penyampaian pesan belajar dari sumber pesan kepada penerima pesan sehingga terjadi interaksi belajar mengajar.
Tujuan Media Pengajaran
1.    Mempermudah proses belajar mengajar
2.    Meningkatkan efesiensi proses pembelajaran
3.    Menjaga relavansi antara materi pelajaran dengan tujuan belajar
4.    Membantu konsentrasi pembelajar dalam proses pembelajaran

Pengelompokan / Klasifikasi Media Pengajaran
Berdasarkan tehnologi media pengajaran dibedakan menjadi 4 kelompok,yaitu:
1.    Media hasil tehnologi cetak
2.    Media hasil tehnologi audio visual
3.    Media hasil tehnologi yang berdasarkan computer
4.    Media hasil gabungan tehnologi cetak dan computer


Jenis-jenis media pengajaran:
1.    Media auditif (suara)
2.    Media visual (gambar/tampilan)
3.    Media audio visual (suara dan gambar / video)





























DAFTAR PUSTAKA

Triyaningsih, Media Pengajaran, Metro, STIT Agus Salim, 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar